My Clock

Showing posts with label Funny stories. Show all posts
Showing posts with label Funny stories. Show all posts

Friday, January 27, 2012

True story : DR.Usman Chaniago MSc

Kali ini giliran orang Padang, jangan marah bro ....iko maksudnyo bercando 

hohoho 


***DR. Usman Chaniago MSc* 


Usman Chaniago, supir camat di Payakumbuh. 

Suatu hari dia minta berhenti bekerja pada Bp. Camat. 

Alasan dia karena akan mencoba mengadu nasib merantau ke Jakarta. 


Di Jakarta mula-mula dia bekerja sebagai tukang kantau di Tanah Abang. 

Dia terbilang amat rajin dan ulet dalam bekerja. 


Setelah terkumpulkan sedikit demi sedikit modal, Dia mencoba untuk usaha 

sendiri. 

Dia mulai menggelar dagangan di pinggiran jalan Tanah Abang. 


Nasib rupanya memihak kepadanya, beberapa tahun kemudian.... 

Dia berhasil memiliki kios kain di dalam pasar. Merasa sudah semakin 

berhasil dia pun ingin berkeluarga. Hampir 3 tahun sudah dia menikah dan 

memiliki 2 anak. Tahun ini dia membangun rumah di Depok, di lingkungan 

perumahan dosen UI. 


Di Komplek tersebut dia cukup terpandang karena rumahnya yang lebih besar 

serta banyak orang komplek menaruh perhatian pada dirinya, namun.... 


Ada hal yang membuat-nya agak canggung, karena tetangganya semua 

akademisi, macam-macam gelarnya, ada Prof., ada PhD. dll. Usman merasa 

malu kalau papan namanya tidak tercantum gelar seperti tetangganya. 


Oleh sebab itu maka dibuatlah Papan naman dari perak, dipesan dari 

Kotogadang, dengan nama DR. Usman Chaniago, MSc. 


Suatu ketika ayahnya datang berkunjung ke rumahnya. 

Alangka bangga dia begitu melihat nama anaknya di papan nama depan rumah, 

kemudian dia bertanya dengan nada gembira dan bangga, (karena setahu dia, 

Usman hanya tamatan SMP dan setelah itu bekerja jadi sopir dan hanya 

berdagang). 


Kata ayah Usman: 

Wah...wah.. Aba betul-betul bangga ini Usman, sampai terkejut di mana anak 

ambo kuliah, nie? 


Dengan malu-malu Usman menerangkan gelarnya di papan nama: 

Ahh, Aba...!!! DR. Usman Chaniago MSc.* iko maksudnyo... ... 

*Disiko Rumahnyo Usman Chaniago Mantan Supir Camat. 
Read More.. - True story : DR.Usman Chaniago MSc

Friday, January 20, 2012

Spread the Stupidity

Only in America ......do drugstores make the sick walk all the way to the back of the store to get their prescriptions while healthy people can buy cigarettes at the front.

Only in America .......do people order double cheeseburgers, large fries, and a diet coke.

Only in America ......do banks leave both doors open and then chain the pens to the counters.

Only in America ......do we leave cars worth thousands of dollars in the driveway and put our useless junk in the garage.

Only in America ......do we buy hot dogs in packages of ten and buns in packages of eight.

Only in America ......do they have drive-up ATM machines with Braille lettering.

EVER WONDER ....

Why the sun lightens our hair, but darkens our skin ?

Why women can't put on mascara with their mouth closed?

Why don't you ever see the headline "Psychic Wins Lottery"?

Why is "abbreviated" such a long word?

Why is it that doctors call what they do "practice"?

Why is lemon juice made with artificial flavor, and dishwashing liquid made with real lemons?

Why is the man who invests all your money called a broker?

Why is the time of day with the slowest traffic called rush hour?

Why isn't there mouse-flavored cat food?

Why didn't Noah swat those two mosquitoes?

Why do they sterilize the needle for lethal injections?

You know that indestructible black box that is used on airplanes? Why don't they make the whole plane out of that stuff?!

Why don't sheep shrink when it rains?

Why are they called apartments when they are all stuck together?

If flying is so safe, why do they call the airport the terminal?

Now that you've smiled at least once, it's your turn to spread the stupidity and send this to someone you want to bring a smile to (maybe even a chuckle)...in other words, send it to everyone. We all need to smile every once in a while.
Read More.. - Spread the Stupidity

Sunday, December 25, 2011

Not me, boss !

 Share lagi ini dari email hehe..


Not me,,,, Boss!

Author: *Unknown*


Ini cerita dari seorang teman yang bertahun silam pergi ke Papua New Guinea untuk urusan

bisnis. Ia ditemani oleh dua orang temannya dan tinggal di sebuah rumah di pedalaman. Rumah
ini dirawat oleh seorang lokal, yang tugasnya hanya dua yakni merawat rumah dan memasak.
Semuanya oke-oke saja, kecuali satu hal: mereka punya satu botol anggur yang mahal yang
disimpan di ruang makan, yang setiap harinya sepertinya terus berkurang padahal mereka tidak
pernah meminumnya. Anggur ini mahal dan mereka ingin menyimpannya untuk acara spesial.
Yang mereka temukan adalah setiap hari jumlahnya sedikit demi sedikit berkurang.


Mereka pun memutuskan untuk mengukur kekurangannya dengan membuat garis kecil pada
botol, sehingga apabila memang berkurang lagi mereka bisa tahu dengan jelas. Dan setelah
membuat garis tersebut, mereka menemukan memang jumlah anggur dalam botol tersebut
berkurang terus setiap hari, walau sedikit demi sedikit. Mereka tidak punya tertuduh lain lagi
selain sang penunggu rumah lugu tersebut, sebab ketiganya memang jarang di rumah.


Suatu kali ketiganya pulang ke rumah dalam keadaan mabuk dan mereka merencanakan
memberi pelajaran si penunggu rumah. Mereka mengambil botol anggur dan mengganti isinya
dengan air seni mereka. Setelah itu mereka letakan kembali seperti biasa. Dan yang mereka
temukan, setiap hari jumlah air seni ini pun berkurang seperti halnya anggur.


Suatu hari mereka tidak tega lagi membayangkan bahwa si penunggu rumah yang baik hati ini
sampai meneguk air seni mereka. Mereka memutuskan untuk memanggil si penunggu rumah dan
menanyakan perihal anggur. Dan dengan gaya yang tidak menuduh langsung, mereka
mengatakan bahwa mereka perhatikan persediaan anggur mereka di satu-satunya botol di rumah
itu selalu menipis, dan pasti ada seorang di rumah ini yang meminumnya!


Serta merta si penunggu rumah polos ini menyahut "Not me, Boss! Selama ini saya hanya selalu
pakai untuk keperluan memasak untuk para Boss!"


==============


*Moral kisah*: Kalau bisa bertanya, kenapa berasumsi? Kalau bisa sederhana, kenapa dibuat
rumit? Kadang kita justru mendapatkan akibat dari perbuatan kita sendiri, yang sebenarnya tidak
perlu.


*Have a positive day!*
Read More.. - Not me, boss !

Friday, December 16, 2011

Joke Republik Mimpi

Joke dari Republik Mimpi, sebuah tayangan dari Metro TV, hehehe...
>> Si Butet Y ingin belajar dari Lee Kuan Yew bagaimana
>> caranya memilih menteri yang
>> pintar. Maka dia datang ke Singapura diam-diam.
>>
>> Bagaimana caranya memilih menteri yang pintar, Pak
>> Lee? Gampang, jawab Lee,
>> "Kita test saja kecerdasannya. " Dan tokoh Singapura
>> itu pun memanggil
>> mantan perdana menterinya, Goh Chok Tong. Lee
>> mengajukan satu pertanyaan
>> yang harus dijawab Goh dengan cepat dan tepat:
>>
>> "Hai, Chok Tong, misalkan orangtuamu punya anak tiga
>> orang. Siapakah
>> gerangan anak yang bukan kakakmu, dan bukan pula
>> adikmu?" Goh menjawab tangkas, "Ya itu saya sendiri."
>>
>> Lee bertepuk tangan, "Angka 10 untuk Goh. Sebab itu
>> dia kupilih!".
>>
>> SBY sangat terkesan kepada cara memilih gaya Lee
>> Kuan Yew ini. Dia pulang ke
>> Jakarta dan segera mau menguji Jarwo Kwat dulu
>> sebelum para mentrinya.
>>
>> "Saudara JK,'' kata SBY, "Saya ingin menguji
>> sampeyan.
>> Ada satu pertanyaan
>> yang harus sampeyan jawab: misalkan orang tua
>> sampeyan punya anak tiga
>> orang. Siapakah gerangan anak yang bukan kakak
>> sampeyan, dan bukan pula adik sampeyan?"
>>
>> Ternyata JK tidak segera bisa menjawab. Tapi dia
>> punya akal dan minta
>> permisi sebentar ke luar ruangan, dimana menunggu
>> Effendy Ghazali. "Coba,
>> de' Pendi," katanya kepada staff ahlinya ini.
>> "Misalkan orang tua situ punya anak tiga.
>>
>> Siapa gerangan anak yang bukan kakaknya situ dan
>> bukan pula adiknya situ?"
>>
>> Effendy berpikir lima menit, lalu menjawab: "Itu
>> saya, Pak."
>>
>> JK senang, dan masuk kembali ke ruang SBY. Dia
>> langsung maju. "Jadi tadi
>> petunjuknya ...eh, pertanyaannya bagaimana, Pak
>> SBY?".
>>
>> SBY dengan sabar mengulangi, "Orang tua sampeyan
>> punya anak tiga orang.
>> Siapakah anak yang bukan kakak sampeyan dan bukan
>> adik sampeyan?"
>>
>> JK kali ini menjawab tangkas: "Ya, de' Pendy, Pak!".
>>
>> SBY ketawa geli. "Pak JK ini *gimana*! Jawabnya yang
>> benar, ya, Goh Chok Tong, *dong*!"
Read More.. - Joke Republik Mimpi